Praktikum Kimia – Pembuatan Koloid ( Dispersi dan Kondensasi)

Koloid memiliki ukuran partikel diantara larutan sejati dan suspensi sehingga membuat koloid menjadi stabil. Dengan demikian, untuk membuat koloid dapat menggunakan dua konsep cara, yaitu memperkecil ukuran suspensi dan mengelompokan (agregasi) partikel larutan sejati sehingga ukuran partikelnya lebih besar. Konsep memperkecil ukuran partikel disebut dengan dispersi, sedangkan konsep menyatukan/memperbesar ukuran partikel disebut kondensasi.

Percobaan 1 (Pembuatan emulsi – dispersi)

Alat dan bahan:

1. Tabung reaksi

2. Batang pengaduk (1 buah)

3. Minyak jagung 20 tetes

4. Air/akuades 14 tabung reaksi

5. Kuning telur

Percobaan 2  (Pembuatan sol belerang – Dispersi)

Alat dan bahan

1. Mortar dan pistil

2. Gelas kimia 100 mL (2 buah)

3. Kertas saring (1 lembar)

4. Batang pengaduk (1 buah)

5. Belerang 8 gr

6. Gula pasir 16 gr, masing-masing 4 gr

7. Akuades 20 mL

8. Corong (1 buah)

Percobaan 3 (Pembuatan sol belerang – kondensasi)

Alat dan bahan:

1. Batang pengaduk (1 buah)

2. Gelas kimia 100 mL

3. Air/akuades

4. Belerang (1 sendok)

5. Alkohol 96% (20 mL)

6. Mortar dan pistil

Percobaan 4 (Pembuatan sol AgCl – kondensasi) 

Reaksi dekomposisi rangkap 

Sol AgCl dibuat dengan cara dekomposisi rangkap.

AgNO3 (aq) + HCL (aq)  AgCl (koloid) + HNO3 (aq)

Alat dan bahan:

1. Tabung reaksi (1 buah)

2. Pipet tetes

3. Silinder ukur

4. Larutan AgNO3 0,1 M (5 tetes)

5. Larutan HCl 1 M (5 mL)

One thought on “Praktikum Kimia – Pembuatan Koloid ( Dispersi dan Kondensasi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s