Sifat Koloid – Liofil Liofob

LIOFIL : fase terdispersi (lio) yang menyukai (fil) medium terdispersinya

PROSES
Koloid akan berikatan dengan mediumnya sehingga akan menjadi stabil dan sulit untuk dipisahkan. Koloid liofil mudah dibuat karena hanya perlu mencampurkan medium dengan fase terdispersinya saja, sehingga koloid liofil bersifat reversibel (bisa diubah menjadi koloid lagi setelah digumpalkan misalnya).
CONTOH
Sol-sol organik seperti misalnya protein, gum arab, sabun, deterjen, agar-agar, gelatin, albumin telur (protein ekstrak yang berasal dari kolagen kulit ataupun tulang).

Cairan kental seperti bubur yang terbuat dari kanji, hanya perlu mencampurkan air panas dengan kanji.

INFO LAIN
Viskositasnya (kekentalan) lebih tinggi dari medium pendispersinya
Partikelnya tidak dapat dilihat dengan mikroskop ultra
Tegangan permukaannya kecil, hal ini yang menyebabkan deterjen efektif untuk membersihkan noda karena deterjen memiliki surfaktan (surface active agent) yang menurunkan tegangan permukaan air sehingga kotoran dapat dengan mudah lepas dari permukaan kain.
Bermuatan kecil / tidak sama sekali
Efek tyndall kurang terlihat

LIOFOB : fase terdispersi (lio) yang tidak menyukai (fobia) medium terdispersinya

PROSES

Fase terdispersi dan medium pendispersi cenderung memisahkan diri sehingga tidak stabil. Koloid liofob sukar untuk dibuat karena memerlukan suatu bantuan (koloid pelindung) agar bisa stabil. Karena itu, koloid liofob bersifat irreversibel.

CONTOH
Sol-sol anorganik seperti sol belerang, sol emas, sol besi Fe(OH)2, platinum, sol sulfida, dan sol logam seperti arsenik (As2S3)

Sol emas dapat dibuat jika ditambah formalin (HCHO)

INFO LAIN
Tegangan permukaannya mirip dengan medium pendispersinya
Viskositas (kekentalannya) mirip dengan medium pendispersinya
Efek Tyndall dapat terlihat dengan jelas
Bermuatan (positif/negatif)
Partikelnya bisa terlihat dengan mikroskop ultra

Note: sol = padat dalam cair (fase terdispersi = padat, medium pendispersi = cair)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s