Penduduk di Indonesia

Indonesia memiliki banyak sekali penduduknya sehingga Indonesia menempati posisi ke empat dalam jumlah penduduknya di dunia ini. Masalahnya adalah: apakah berarti Indonesia adalah negara yang makmur? Sayang sekali kita belum bisa memastikannya dengan keadaan yang sekarang ini.

Dalam kuantitas penduduk, tentu saja kita dapat melihatnya dengan pasti, apalagi yang berada di pulau Jawa, bahwa penduduk kita BANYAK SEKALI. Sensus yang dianjurkan PBB untuk dilaksanakan minimal 10 tahun sekali pun diselenggarakan pada tahun ini, 2010, dan merupakan sensus ke enam yang dilaksanakan. Menurut BPS, hasil dari sensus diperkirakan mencapai 205.1 juta jiwa. Ini berarti bahwa negara kita memiliki pertumbuhan jumlah penduduk.

Pertumbuhan penduduk ini akan baik jika disertai dengan pertumbuhan kualitas. Sayangnya, tidak demikian yang terjadi. Tingkat pendidikan di Indonesia masih tergolong rendah meski pun telah meningkat. Kesehatan dan penghasilannya pun tidaklah terlalu baik. Menurut http://www.forumbebas.com/thread-36508.html pada tanggal 15 Juli 2008, Indonesia menempati urutan ke 158!! Pendapatan per kapita adalah rata-rata pendapatan penduduk dalam waktu satu tahun. Indonesia mempunyai pendapatan per kapita $ 3,700.

Indonesia memiliki tanah seluas 1,904,569 km2 . Tetapi 70% dari jumlah penduduk tinggal di Pulau Jawa yang luasnya hanya 138.793,6 km2. Pulau jawa juga mendapat rekor sebagai pulau terbanyak penduduknya di dunia nomor urut ke 13. Penumpukan ini terjadi di Pulau Jawa dan Sulawesi. Tetapi di bagian Pulau Papua dan Kalimantan, penduduknya hanyalah sedikit. Telah terjadi ketidak-seimbangan antar jumlah penduduk di Indonesia ini. Apalagi di Jakarta, orang berdesak-desakan untuk membeli tanah sedangkan di Papua dan Kalimantan tanah sangatlah luas tanpa penghuni selain tanaman dan hewan. Meski pun begitu, kita tetap harus merawat lingkungan kita, bukan berbondong-bondong menghabisi habitat di Papua dan Kalimantan.

***

Banyak orang yang tidak mengerti arti pendidikan. Bahkan beberapa orang masih menggunakan ‘teori’ ketika Indonesia masih dijajah, yaitu perempuan tidak perlu bersekolah. Selain itu, sarana pendidikan dan situasi ekonomi juga menjadi alasan utama kenapa pendidikan kita masih rendah.

Tingkat kesehatan kita juga rendah karena tidak seimbangnya rasio penduduk dengan dokter, lingkungan yang kotor, dan tentunya pihak dari bagian kesehatan itu sendiri. Ada beberapa orang yang hanya memikirkan “berapa uang yang akan dihasilkan”, bukan “bagaimana cara terbaik supaya pasien ini sembuh”.

Tetapi, saat ini banyak warga Indonesia yang berjiwa sosial. Ada yang bersedia membuat sekolah gratis, ada yang mau menjadi dokter/bidan secara sukarela, dll. Jika 50-80% warga Indonesia seperti ini, maka Indonesia pastilah maju secara jumlah penduduk dan kualitasnya.

Jadi kesimpulannya, jumlah penduduk di Indonesia belum diimbangi dengan pertumbuhan kualitas penduduknya. Meski pun begitu, tentu saja negara ini pasti akan mengalami perkembangan jika uang APBN digunakan dengan benar. Marilah kita membuat negara kita menjadi tempat yang lebih baik lagi dengan memperhatikan pendidikan dan kesehatan kita. Supaya kelak, generasi penerus bangsa ini menjadi lebih baik lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s